TMMD Kodim Klaten Berdampak Meningkatnya Ekonomi Pedesaan

TMMD Kodim Klaten Berdampak Meningkatnya Ekonomi PedesaanKlaten –  Ini salah satu dampak yang sudah dirasakan warga Desa Panggang, Kecamatan Kemalang terkait perlaksanaan TMMD Kodim Klaten di desa setempat. Yakni, dengan telah dibangunnya jalan dengan konstruksi beton (salah satu sasaran proyek fisik TMMD Kodim Klaten), warga mengakui bahwa jalan itu bisa berdampak meningkatnya ekonomi pedesaan.

Susanto, salah satu warga Desa Panggang, mengungkapkan, dengan dibangunnya jalan oleh TNI Kodim Klaten bersama-sama warga kini dampaknya sangat disarakan oleh warga masyarakat. Satu contoh nyata, dengan baiknya jalan, transportasi bisa untuk menjual hasil kebun warga semakin mudah.

‘’Kini  warga bisa menjual hasil kebunnya dengan menggunakan sepeda motor bahkan para pedagangpun langsung bisa masuk untuk membeli hasil kebun warga. Tidak seperti dulu sebelum ada TMMD, warga harus memikul atau menggendong dagangan hasil buminya kalau ingin memotong jalur supaya dekat,” ungkap, Mbah Tontro (67), yang juga warga Desa Panggang,  ketika ditemui di rumahnya, Jumat (10/6/2016).

Mempermudah Evakuasi Warga Jika Sewaktu-waktu Merapi Meletus

‘’Akan Mempermudah Evakuasi Warga Jika Sewaktu-waktu Merapi Meletus’’Klaten – Betonisasi jalan yang dikerjakan oleh TNI Kodim 0723/Klaten melalui program TMMD Reguler ke-96 tahun 2016, dalam jangka pendek akan memperlacar perekonomian yang ada di Desa Panggang, Kecamatan Kemalang  (desa sasaran TMMD Kodim Klaten). Dibalik itu semua, di jangka panjang manfaat betonisasi jalan tersebut sangan vital,  karena memang juga difokuskan untuk menambah jalur evakuasi warga apabila sewaktu-waktu gunung merapi meletus.

Kades Panggang, Nandang Nuryanto menjelaskan, bahwa Desa Panggang termasuk salah satu desa yang masuk dalam zona daerah terdampak bencana Gunung Merapi. Hal tersebut juga dibenarkan oleh Sekcam Kemalang,  Harjoko ST.MT.

“Dengan adanya jalan baru yang dikerjakan melalui program TMMD Kodim Klaten,  maka  kelak  akan mempermudah evakuasi  warga yang ada di dukuh tersebut apabila sewaktu waktu terjadi erupsi GunungMerapi.  Karena dulunya jalan yang dibangun TNI bersama warga itu   hanya jalan setapak. Sekarang, pasca TMMD,  kendaraan rodan empat  bisa langsung masuk ke dukuh yang paling dalam di Desa Panggang,’’  ungkap  Sekcam Kemalang,   Harjoko ST.MT.

TERIMAKASIH TMMD DI DESA PANGGANG

TERIMAKASIH TMMD DI DESA PANGGANGKlaten – Bukan bermaksud mengecil proyek fisiklainnya, hanya saja di proyek betonisasi di Dk. Suren, antusias warga melebihi jika dibanding proyek fisiklainnya. Ini di sebabkan, jalan yang dibangun TNI bersama warga itu memang benar-benar skala prioritas dari kacamata kepentingan warga. Pasalnya, jalan tersebut menghubungan warga Dk. Suren ke Jalan Raya Balerante. Dimana, kondisi jalan itu sebelumnya, di setiap musim penghujan selalu berlumpur, sehingga tidak bisa dilewati oleh sepeda, motor, apalagi mobil. Menyusul berakhirnya TMMD regulerke- 96 Kodim Klaten Pak Suwono, selaku Tokoh Masyarakat di desa setempat, mengucapkan beribu-ribu terimakasih, atas kepedulian TNI yang ikut mendorong pembangunan di desanya.

”‘Kami tidak tahu lagi harus dengan apa mengucapkan terimakasih kepada bapak-bapak TNI, dan instansi terkait. Ke depan kami tidak ingin komunikasi terhenti setelah TMMD usai. Melainkan, dorongan, bimbingan dari semua saja sangat kami harapkan,” ungkap Pak Suwono Di lain itu Danki Satgas TMMD, Kapten Inf. Jatmiko, tak lupa mengucapan banyak terima kasih kepada warga Desa Panggang yang telah memberikan dukungan secara all out. Mewakili seluruh anggota Satgas TMMD, Kapten Inf. Jatmiko menyampaikan permintaan maaf apabila selama melaksanakan TMMD ada kesalahan. ‘’Harapan kami semoga hubungan ini tidak hanya sampai disini, ”ungkapnya.

Kini Masjid Panggang Bisa Tampung Banyak Jamaah

Kini Masjid Panggang Bisa Tampung Banyak JamaahKlaten – Dampak TMMD Reguler  ke-96 Kodim 0723/Klaten, benar-benar dirasakan  oleh umat muslim di Desa Panggang, Kecamatan Kemalang, di hari puasa yang telah menginjak hari ke-3, Rabu (8/06/2016). Yakni, jika tahun-tahun sebelumnya di setiap bulan Ramadhan, masjid “Al Jami” yang ada di Desa Panggang tidak mampu menampung jamaah warga disaat shalat Tarawih, kini sejak masjid dibangun oleh TNI Kodim Klaten melalui program TMMD Reguler ke-96,  semuanya pesoalan tersebut teratasi.

Menurut penuturan, Purwanto, warga Tegal gading Rt 01/Rw 01, yang takmir masjid Al Jami’, saat ini setelah direhab oleh TNI bersama-sama warga, selain masjid menjadi bagus juga menjadi lebih luas. ‘’Terimakasih kepada semuanya, terutama TNI Kodim Klaten,’’ungkap Purwanto, ketika ditemui di kediamannya, Rabu (08/06/2016). Dengan luasnya masjid saat ini, lanjut Purwanto, kini masjid bisa menampung seluruh jamaah yang ada. ‘’Tidak seperti Ramadhan-Ramadhan sebelumnya, saat shalat Tarawih harus memasang deklit di depan masjid, karena jamaah memang tidak tertampung lagi.

Jambanisasi TMMD Kodim Klaten Mampu Tingkatkan Pola Hidup Sehat Warga

Jambanisasi TMMD Kodim Klaten Mampu Tingkatkan Pola Hidup Sehat WargaKlaten –  Dampak proyek fisik TMMD Reguler ke-96 Kodim 0723/Klaten kini benar-benar dirasakan oleh warga Desa Panggang, Kecamatan Kemalang. Jika proyek fisik prioritas, yakni betonisasi jalan, keseluruhan warga Panggang merasakan dampak posiitifnya, bahwa warga di sekitarnya, karena kelak jalan itu bisa digunakan untuk jalur evakuasi jika sewaktu-waktu Gunung Merapi alami erupsi.

Sementara itu untuk proyek fisik lainnya, yakni  pembuatan jamban bagi keluarga kurang mampu di Desa Panggang yang selama ini belum mempunyai jamban, benar-benar dirasakan langsung oleh warga penerima.

Tidak bagi penerima program jambanisasi dari TNI Kodim Klaten saja, melainkan lingkungan secara umum, terutama di Desa Panggang  juga sangat diuntungkan.  Karena, dengan program jambanisasi bagi sejumlah warga di Panggang itu, otomatis akan mengubah pola hidup sehat lingkungan. ‘‘Minmal bagi warga yang kini sudah berjamban tidak lagi BAB di sembarang tempat,’’ tandas  Kepala Desa Panggang, Kecamatan Kemalang, Nandang Nuryanto, Rabu (07/06/2016).

Menurutnya, dengan berubahnya pola hidup yang menuju kesehatan itu, BAB tidak sembarang tempat, praktis penyebaran penyakit, seperti diare atau perut lainnya tidak mudah terjangkait di Desa Panggang.  ‘’Banyak hikmah dan dampak positif pelaksanaan TMMD Kodim Klaten di desa kami. Dampak nyata yang dirasakan warga, sasaran dan fasilitas yg dibangun oleh satgas TMMD, terutama betoniasi, kini sudah dirasakan dan digunakan oleh warga Panggang. Cotoh, untuk mencari pakan ternak yang semula harus bergelut dengan jeleknya jalan, kini mereka nyaman saat melalui jalan yang sudah dibeton,’’  tambah Kades Nandang.

Sementara itu, Panut (53), warga Rt 01/Rw01, Dukuh Tegal Gading, Dea Panggang, salah satu warga yg mendapatkan program jambanisasi, ketika ditemui di rumahnya Rabu (07/06/2015 dia menyatakan sangat senang  sekali dengan telah dibuatkan jamban oleh TNI Kodim Klaten bersama warga. ‘’Saya itu sudah lama ingin memiliki jamban yang bagus seperti milik tetangga yang lain, Alhamdulillah keinginan itu kini menjadi kenyataan berkat TMMD Kodim Klaten,’’ beber Panut.

Nama Kesatuan Prajurit Diabadikan di Sejumlah Rumah Warga Panggang

Nama Kesatuan Prajurit Diabadikan di Sejumlah Rumah Warga PanggangKlaten –  Rasa cinta, kesepian dan kehilangan, karena selama pelaksanaan TMMD Kodim Klaten antara warga dengan prajurit Satgas TMMD sudah seperti keluarga, dirasakan oleh sejumlah warga Desa Panggang, Kecamatan Kemalang. Hanya saja saat ini rasa kehilangan warga tersebut bisa terobati, menyusul, di sejumlah rumah warga, terutama yang sempat ditempati para prajurit,  dilukis dengan lambang sebuah keastuan dari para prajurit anggota satgas TMMD.

‘’Itu rumah saya dilukis oleh salah seorang prajurit anggota Satgas TMMD dengan lambang kesatuan. Sebagai kenang-kenangan dan obat rindu kalau misal kangen dengan suasana TMMD. Selain itu kami juga sempat foto bersama,’’ ungkap Jarwo, salah seorang warga Desa Panggang.